cerita cinta : seperti ini saja

SEPERTI INI SAJA….

            Aku tak pernah tau apa itu artinya cinta , dan seperti apa cinta itu. Menurutku cinta hanya ada dalam sebuah puisi dan dongeng saja. Tapi tidak untuk kenyataan bagiku. Selama aku mengenal sosok laki-laki dalam kehidupan ku, aku tak pernah sekalipun merasakan ada ketulusan ada dalam hati laki-laki yang dia kusebut sebagai “kekasihku”.

            Aku bagai bunga mawar yang selalu dihinggapi oleh berbagai kumbang dan kupu-kupu. Mereka datang dan pergi sesuka hatinya, silih berganti, dan selalu seperti itu. Tapi tak ada satupun dari mereka yang kurasakan ketulusannya. Aku hanya  ingin mendapatkan cinta sejatiku, cinta yang rela mengorbankan kehidupan nya hanya untuk ku, cinta yang selalu mengerti setiap kesendirian dan kesedihanku, dan cinta yang ada tanpa mengenal perbedaan.

            Aku merasa kehidupan ku berubah saat aku mengenal dia, saat itu 4 tahun yang lalu. Aku mengenal nya secara tidak sengaja, aku merasa bahwa aku tak akan bertemu dengan nya lagi. Dan aku berharap dalam hati kecilku aku tidak akan bertemu dengan nya lagi. Entah ini rencana tuhan atau jalan pilihan ku sendiri , aku akhirnya menjalani hubungan dengannya hingga saat ini. Suka dan duka ku jalani bersamanya. Berbagai peristiwa dan kejadian telah kujalani bersamanya. Dia orang yang kuanggap sebagai malaikat kehidupanku, ia memenuhi segala kebutuhan diantanya materi ku, dia perlahan mewujudkan semua keinginanku serta mimpi-mimpi ku.

            aku berusaha untuk tidak mencintainya , aku berusaha menahan perasaanku, sebab aku tahu aku tidak bisa memberikan cintaku untuk nya. Dia memang amat sangat berjasa bagi kehidupanku, aku pun tak tahu entah sampai kapan aku masih dibayangi oleh jasa-jasanya terhadapku. Sampai detik ini sosok dia masih ada dihidupku. Hal yang mungkin merupakan hutang budi ku adalah ia membiayai atas pendidikan ku di perguruan tinggi , ia mewujudkan mimpiku, mimpi yang tidak bisa dipenuhi oleh kedua orangtuaku karena keterbatasan biaya. ia mengatakan bahwa ia ingin menjadikan ku seorang yang sukses suatu saat nanti, kemudian angkatlah derajat orang tuamu atas usaha mu, dan kamu tak perlu membalas apa yang ku lakukan untuk mu sebab aku hanya ingin melihat kau dalan keluargamu bahagia.

            Entah ini cinta atau bukan, aku pun tak tau dengan perasaanku terhadapnya. Yang aku tau dia adalah orang yang amat kusayangi setelah orang tua ku. Dan selama aku mengenalnya aku tak pernah lagi menjalin hubungan dengan laki-laki lain melainkan dia, mungkin hanya sebatas menghargai nya aku bisa membalas kebaikan nya, dengan tidak mengkhianati cintanya terhadapku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s